Kamis, 29 Desember 2011

Mission Impossible 4: Ghost Protocol

Helo there
hari ini aku nonton film keren, dari judulnya sudah bisa ditebak.



thats it :D

film ini keren banget, selama nonton, kalo aku selalu aja deg-degan banget. misi-misi nya menegangkan sekaligus seru. apalagi bintang utamanya bener-bener yoi banget. Tom Cruise walaupun udah berumur tapi masih tetep ganteng. selain itu temen-temen satu tim dia juga kocak abis. ada Simon Pegg, Jeremy Renner sama Paula Patton.

ada lagi hal lain yang bikin film ini menarik banget. salah satu setting film ini adalah di Burj Dubai Tower yang notabene adalah gedung tertinggi di dunia. aku tau hal ini dari mata kuliah Pengantar Perencanaan Wilayah dan kota. dan benar saja, begitu lihat film ini, berasa melihat langsung gedung Burj Dubai ini. I just can say, WOW!



sebagai calon planner yang baik, sangat dianjurkan untuk melihat film ini, disamping bisa melihat seluk beluk kota Dubai, kita juga bisa melihat seluk beluk kota Mumbai di India. kita jadi bisa membandingkan penataan kota disana dan di negara ini.

back to the topic. oya ada adegan favoritku di film ini, yaitu saat Tom Cruise lagi manjat gedung Burj Dubai di lantai 103. ngelihat dari bioskop aja tangan udah keringet dingin berasa ada di TKP, gimana cara pengambilan gambarnya ya? that was so amazing!




ngeri sendiri ngelihatnya.

okay that's all I think.

disarankan buat semuanya, buruan deh nonton film ini, dijamin gabakal nyesel hehe ;)






Selasa, 27 Desember 2011

Sore ini rasanya capek sekali. Tapi ternyata lebihh capek lagi setelah aku baca message facebookmu. Sekarang aku punya istilah baru.


Baca-baca message facebookmu adalah olahraga jantung buatku.

Aneh banget memang. Dan yang lebih aneh lagi, walaupun aku tau kalo baca-baca message facebookmu bakalan nyakitin, tetep aja aku selalu tergoda buat baca. Anyway, sore ini aku melakukannya lagi.

Beberapa hal yang aku sadari adalah, pertama, kamu masih dan akan selalu memperhatikan gadis-gadis 'itu'. Gadis-gadis yang aku sudah tau siapa, dan yang luput dari pengamatanku. Gimana ya, sekali lagi, kalo aku pikir pake otak, itu sangat wajar dan normal. Tapi kalo aku pikir dengan hati, rasanya masih dan akan selalu sakit. Selama ini aku kadang kadang beranggapan bahwa putus cinta tidak terlalu masalah, aku bisa bebas, punya banyak teman, bisa melakukan semua hal yang aku suka tanpa ada yang membatasi, kecuali orang tua tentunya. Dunia ini sangat luas. Tapi disisi lain, aku menyadari bahwa ada seseorang yang sudah menjadi duniaku. Lalu apa jadinya jika orang ini hilang? Apakah rasanya sama seperti kehilangan seluruh dunia?


Hal kedua yang aku sadari setelah membaca 'benda virtual' itu adalah, ternyata kamu juga selalu memperhatikan tulisan-tulisanku, temasuk bonus-bonus rasa shock yang sama seperti aku. Yang aku tau pasti, kamu pasti juga akan merasa kehilangan jika berpisah dengan aku. Hal melegakan lainnya, ternyata kamu juga bisa merasa cemburu. Kalo boleh jujur, aku senang sekali mengetahuinya. Walaupun kamu nggak secara langsung mengatakan 'aku mencintaimu, aku menyayangimu, aku cemburu', tapi aku tau kamu juga merasakannya.

Aku selalu mengkhawatirkan satu hal, belum putus saja rasanya sudah seperti ini kalo melihat kamu mengejar gadis-gadis lain, gimana nanti kalo udah putus? Secara benar-benar nyata, kamu akan jalan dengan orang lain, partner sms mu bukan aku lagi. Aku nggak tau rasanya bakal sesakit apa. Cuma membayangkan saja aku udah menangis.

Ada kalimat dari temenku yang berbunyi "kalo kamu tau hubunganmu nggak bakal lama lagi, mending secepatnya di akhiri. Daripada makin lama km menunda dan nanti jatuhnya bakal lebih sakit."

Memang ada benarnya. Tapi kalo seperti itu, bukannya sama halnya dengan ketika kita divonis oleh dokter bahwa umur kita tidak lama lagi? Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi kan? Semua hanya Tuhan yang memutuskan, sedangkan manusia hanya bisa berusaha melakukan yang terbaik.

Kamis, 22 Desember 2011

dilema

pernahkah kamu mengalami dilema dalam hidup? disaat kesetiaan cintamu sedang diuji?
disaat hubungan percintaanmu dengan seseorang yang sudah berumur sekian tahun tetapi sudah mencapai titik akhir, tidak ada lagi kepercayaan, tidak ada lagi kepastian, dan tidak ada lagi masa depan, kemudian datang seseorang yang menawarkan itu semua, apa yang akan kamu lakukan? melepaskan pasanganmu untuk orang lain ini, atau tetap setia kepada pasanganmu walaupun hubungan yang kalian jalani sudah tidak hidup lagi?

aku yakin, kamu pasti pusing.

jadi kurang lebihnya aku sedang mengalami kejadian yang semacam ini dan aku tidak tau harus menceritakannya pada siapa. menurutku, aku sudah terlalu berkorban banyak buat seseorang yang sudah bertahun-tahun menjalin hubungan denganku ini. tapi entah kenapa akhir-akhir ini aku mulai menyimpan beberapa pertanyaan yang aku sendiri sulit untuk menjawabnya. atau lebih tepatnya, tidak ada satu orangpun yang tau jawabannya. karena pertanyaan ini hanya terus berputar-putar di otakku tanpa berhenti. dan akhirnya aku memutuskan agar membiarkan waktu saja yang akan menjawabnya.

tapi,

lama-kelamaan aku berpikir, lagi. kira-kira kapan 'sang waktu' ini akan menjawab pertanyaanku?

ketika terbersit pikiran itu, aku menyadari bahwa aku sudah lelah berkorban terlalu banyak untuk seseorang yang 'tidak pasti'. aku ingin orang lain yang berjuang, dan bukan aku. karena itu pasti akan lebih membahagiakan. aku sendiri mempunyai prinsip bahwa setiap pasangan kekasih itu wajib hukumnya menjunjung kesetiaan. jika salah satu selingkuh, dialah tersangka pertama dan satu-satunya pihak yang paling bersalah. itu prinsip pokok dalam kamus percintaanku, bisa dibilang pasal satu. kemudian, ternyata ketika timbul masalah ini, pasal satu sudah tidak bisa digunakan lagi. jika salah satu pihak sudah tidak melakukan kewajibannya dalam suatu hubungan, bukan tidak mungkin pasangannya akan selingkuh. bukannya aku menghalalkan perselingkuhan, mungkin lebih baik mengakhiri hubungan yang sudah tidak mempunyai pondasi yang kuat. itu lebih aman daripada selingkuh.

itu adalah hasil pikiran otak yang secara rasional menganalisis suatu permasalahan.

lalu,

bagaimana dengan hati?

bagaimana ketika hatimu berbicara lain? bagaimana jika hatimu menuntunmu kearah lain dari arah yang sudah dipikirkan oleh otakmu? bagaimana jika perasaan cinta itu masih terasa kuat? aku yakin, pasti akan terjadi konflik antara otak dan hatimu, dan dilema pun terjadi.

Minggu, 18 Desember 2011

Hari Bersejarah Lain Dalam Hidup

Kemarin tepatnya pada tanggal 17 Desember 2011, merupakan hari bersejarah bagi seluruh keluarga mahasiswa teknik planologi undip angkatan 2011.

Hari Pelantikan.

hari itu akan selalu dikenang.

Dreams of A Teenage Girl (English Task)

My name is Tiara Kurnia Candra, I am 17 years old now and I live in Semarang. When I was a kid, I have many goals, like being a doctor, flight attendant, artists, and others. Now, I am studying at Urban and Regional Planning Engineering Diponegoro University. Thus, those childhood’s dreams is no longer appropriate.

For now, I still don’t really know about job opportunities after graduating from Urban and Regional Planning Engineering Diponegoro University where I'm studying right now, but, I have a desire to work in foreign private companies overseas. Although I still don’t know what company I will try, but I really want to work abroad. So I am very interested if there are programs that give me opportunity to go abroad with affordable costs.

In the future, I have a huge desire to be a women who have my own income, so I don’t have to depend on my husband in matters of career. In addition, I also have a dream to marry someone and live happily ever after. Held a lavish wedding and live in big a house. Moreover, I want to marry a good man. Handsome face is not a priority, I just want love each other with my husband until the end of time. Then, we will have our cute kids. That would be perfect. Hopefully it can become a reality.

Selasa, 13 Desember 2011

cerita tentang 6 Desember 2011

sepanjang pagi, aku masih diantara sadar dan tidak, belum terlalu fokus dengan kalender. aku masih melakukan aktivitas pagi seperti pagi-pagi biasanya. sampai mama mengirim pesan lewat bbm yang berbunyi,

"ciye yang udah dua tahun, mau bikin acara apa nih nanti? jalan-jalan ya?"

otakku mulai memproses kalimat tersebut. daaaan, buset. aku baru inget ini tanggal 6 desember -___- dimana usia pacaran kami sudah menginjak angka yang istimewa.

dua tahun :3

hehehehehehe~

dalam sejarah hidup, sejarah percintaan, dan sejarah-sejarah lainnya, ini kali pertama aku menjalin hubungan yang lebih dari teman dengan seorang laki-laki, dan langsung mencapai usia 2 tahun. super sekali. selamat bagi laki-laki terpilih yang sangat beruntung ini.

aku mulai mengingat-ingat setahun yang lalu ketika kami anniversary pertama, aku jingkrak-jingkrak saking senangnya, sms romantis, update status disana sini (pamer dikit). tapi hari ini, aku punya pertanyaan yang aku bingung sendiri untuk dijawab.

pertama, sms duluan nggak ya?

kedua, update status nggak ya?

aku memutuskan untuk menjawab kedua pertanyaan tersebut dengan jawaban yang sama, tidak.

aku ambil handphoneku diatas kasur, dengan gaya (sok) cuek (padahal enggak) aku membalas bbm dari mama.

"oh iya aku aja lupa kalo ini tanggal enam desember ma. hah? kayaknya nggak ada acara apa-apa deh, aku sibuk banget sih soalnya."

oke, aku rasa cukup meyakinkan. message sent. beberapa saat kemudian one message received.

"yaaah yaudah, mama sama papa mau nonton breaking down dulu ya he he he."

well, okay.

semoga berjalan lancar deh.

aku kuliah seperti biasa, sambil menunggu sms, atau status fb, atau status twitter tentang peringatan hari ini, dan..... nggak ada satupun. yaudah, pura-pura lupa aja deh.

sampai tengah hari, ada sms masuk yang bunyinya

"sori telat satu jam, happy 2nd aniversarry ya. (tulisannya ndak bener gini?) hehehe."

you know what? rasanya seperti habis buang air besar setelah seminggu gabisa buang air, plong. legaaaaaaa banget.

ternyata dia ingat!!! :D huwehehehehehehehe

moodku setelah itu serasa di pompa, aku liat notification facebook, mention twitter, ada ucapan happy anniversary juga. hmmppppp hwahahahaha cenangnyaaa :3

yah, walaupun sedikit munafik, tapi hati tetap nggak bisa menipu kalo soal perasaan. walaupun nggak jalan-jalan atau makan-makan atau segala macemnya, at least, yang sama adalah aku masih bisa senyum-senyum gajelas seperti 6 desember satu tahun yang lalu.

:p

emoticon confused

rasanya akhir-akhir ini ada sesuatu yang seperti ditahan. entah mulai dibatasi atau sengaja membatasi diri. rasanya benar-benar seperti meminjam barang yang sudah hampir jatuh tempo pengembalian. seiring berjalannya waktu, rasanya hak-hak yang diberikan atas barang tersebut mulai luntur.

aneh.

kira-kira analogi singkatnya seperti itu. definisi denotatifnya silahkan diterka sendiri.