"Seringkali manusia hanya mempercayai apa yang ingin dia percayai. Sampai pada akhirnya dia sadar, bahwa semua itu hanya sebuah pengharapan."
Jumat, 27 November 2015
Sabtu, 07 Juni 2014
Taiwan and All the Memories Within it
Ni Hao Ma!
This time I will tell you about my first experience going abroad by myself. At the first time, I didn't think I will really did this. I mean, I just invited and affected by my friend, Kariza, to join AIESEC program, called GYAP (Global Youth Ambassador Programme). And the fact is, I pass the selection, and I really fly to Taiwan.
I depart from Ahmad Yani International Airport (SRG) and transit a few hours at Soekarno Hatta International Airpor (CGK), then arrive at Taoyuan International Airport Taipei (TPE). To be honest, I seldom travel by airplane, so first time I arrived at Soetta airport, I look like a dummy with no brain. I confused myself with this passport and visa thingy. Thus, my heart beats fast everytime I get in trouble. Terrible feelings.
Even so, I landed at Taouyuan Airport anyways. I was accompanied by my mom's friend, Catherine Lee as long as I stay in Taipei. She was so kind when she's taking care of me. Until the day I left Taipei by train to Hualien.
Oh! Everytime I see Taiwanese people talking, I feel like being inside of Taiwan Drama. But this time is real. Awesome.
Next, I arrived at NDHU (National Dong Hwa University) and all the Aiesec NDHU welcome me. They are too kind as human, I think. I just stay one night at the campus, and the next day I continue my journey to Hualien City, and finally, I touchdown Tzu-Chiang Junior High School.
This school was great. The students always greet me, I think they educate them very well. When night fall, they take me to my homestay. I can't believe I stay in a warm family like Chen Family. I love them from the deepest of my heart. Word can't describe it.
Ah, it takes too long if I tell every detail of my journey in Taiwan. The point is, I thankful so much to be there. I will come back there and see them again someday. Hopefully.
This time I will tell you about my first experience going abroad by myself. At the first time, I didn't think I will really did this. I mean, I just invited and affected by my friend, Kariza, to join AIESEC program, called GYAP (Global Youth Ambassador Programme). And the fact is, I pass the selection, and I really fly to Taiwan.
I depart from Ahmad Yani International Airport (SRG) and transit a few hours at Soekarno Hatta International Airpor (CGK), then arrive at Taoyuan International Airport Taipei (TPE). To be honest, I seldom travel by airplane, so first time I arrived at Soetta airport, I look like a dummy with no brain. I confused myself with this passport and visa thingy. Thus, my heart beats fast everytime I get in trouble. Terrible feelings.
Even so, I landed at Taouyuan Airport anyways. I was accompanied by my mom's friend, Catherine Lee as long as I stay in Taipei. She was so kind when she's taking care of me. Until the day I left Taipei by train to Hualien.
Next, I arrived at NDHU (National Dong Hwa University) and all the Aiesec NDHU welcome me. They are too kind as human, I think. I just stay one night at the campus, and the next day I continue my journey to Hualien City, and finally, I touchdown Tzu-Chiang Junior High School.
This school was great. The students always greet me, I think they educate them very well. When night fall, they take me to my homestay. I can't believe I stay in a warm family like Chen Family. I love them from the deepest of my heart. Word can't describe it.
Ah, it takes too long if I tell every detail of my journey in Taiwan. The point is, I thankful so much to be there. I will come back there and see them again someday. Hopefully.
Selasa, 13 Agustus 2013
Definisi dan Sudut Pandang
Setujukah bila aku bilang "sebuah definisi mengenai benar dan salah hanyalah masalah sudut pandang"?
Hal ini selalu terapkan dalam banyak hal. Sebagai contoh kasus, kita ambil contoh pacaran, the hottest issue of all. Bagi orang yang sudah pernah pacaran, dan gagal, pasti mengerti mengapa pacaran itu sebaiknya tidak dilakukan, dan lebih memilih menikah, karena bagi mereka menikah itu kepastian, dan pacaran itu ketidakjelasan, otomatis, karena mereka belum pernah menikah. Bagi orang yang sudah menikah, dan gagal, pasti punya trauma tersendiri mengapa mereka memilih bercerai dan hidup sendiri, karena hal-hal yang menyakitkan itu terlalu mencekik dan mereka sudah tidak kuasa lagi menahannya. Bagi orang yang belum menikah, dan belum pernah pacaran, pasti mereka selalu dan tidak henti-hentinya berdoa supaya punya pacar, karena setidaknya mereka ingin pembuktian atas bagaimana rasanya dicintai dalam sebuah hubungan serius antara dua orang yang saling berkomitmen untuk setia satu sama lain. Ketiga sudut pandang ini berbeda, namun ketiganya memiliki nilai kebenarannya masing-masing, bagi mereka yang sedang berada pada posisi tersebut. Kesalahan juga tidak tertutup kemungkinaannya untuk terjadi, apabila keputusan diambil dengan cara yang menyimpang, entah menyimpang dari norma sosial, norma agama, ideologi pihak lain, dan lain sebagainya.
Karena sesunguhnya, Tuhan menciptakan manusia dengan akal sehat untuk berpikir, menganalisa, dan menarik kesimpulan, dengan jalan mereka masing-masing.
Hal ini selalu terapkan dalam banyak hal. Sebagai contoh kasus, kita ambil contoh pacaran, the hottest issue of all. Bagi orang yang sudah pernah pacaran, dan gagal, pasti mengerti mengapa pacaran itu sebaiknya tidak dilakukan, dan lebih memilih menikah, karena bagi mereka menikah itu kepastian, dan pacaran itu ketidakjelasan, otomatis, karena mereka belum pernah menikah. Bagi orang yang sudah menikah, dan gagal, pasti punya trauma tersendiri mengapa mereka memilih bercerai dan hidup sendiri, karena hal-hal yang menyakitkan itu terlalu mencekik dan mereka sudah tidak kuasa lagi menahannya. Bagi orang yang belum menikah, dan belum pernah pacaran, pasti mereka selalu dan tidak henti-hentinya berdoa supaya punya pacar, karena setidaknya mereka ingin pembuktian atas bagaimana rasanya dicintai dalam sebuah hubungan serius antara dua orang yang saling berkomitmen untuk setia satu sama lain. Ketiga sudut pandang ini berbeda, namun ketiganya memiliki nilai kebenarannya masing-masing, bagi mereka yang sedang berada pada posisi tersebut. Kesalahan juga tidak tertutup kemungkinaannya untuk terjadi, apabila keputusan diambil dengan cara yang menyimpang, entah menyimpang dari norma sosial, norma agama, ideologi pihak lain, dan lain sebagainya.
Karena sesunguhnya, Tuhan menciptakan manusia dengan akal sehat untuk berpikir, menganalisa, dan menarik kesimpulan, dengan jalan mereka masing-masing.
Sabtu, 03 Agustus 2013
The Reichenbach Fall
Being obssesed lately because of this genius man. Sherlock Holmes who played by Benedict Timothy Carlton Cumberbatch makes me deeply truly literally addicted. And everyone obviously being so impatient waiting for season 3 when he come back from his death. Bring it on super soon please?
Jumat, 26 Juli 2013
Shawshank Redemption
Kali ini aku mau edisi resensi film, tapi film kali ini spesial, kenapa? karena ini bukan film yang lagi booming dan di elu-elukan seluruh anak gaul bioskop yang berprinsip kalo-gak-nonton-film-ini-berarti-gak-gaul. bukan, bukan itu.
ini justru film lama, bukan, mungkin malah film lamaaaaaaaaaaaa banget. karena ini film tahun 1994! jangankan nonton di bioskop, tahun segitu lahir aja barusan tjoy.
tapi yang bikin film ini spesial adalah, ini film kalo ditonton tahun berapa aja, era 90an, bahkan era milenium sekalipun, bahkan sekarang pun! semua yang nonton film ini pasti ngasih apresiasi, walopun cuma bilang bagus, atau bagus aja, atau bagus banget. intinya ini film bermutu, film sepanjang masa yang tak lekang oleh waktu.
dari segi cerita, dia punya pesan moral pastinya, jadi ceritanya itu tentang kehidupan pria-pria yang terdampar di penjara shawshank. ya, shawshank itu nama penjara bro, sorry to say. ini film yang mengungkap sudut pandang baru tentang narapidana. tapi jangan salah, narapidana belum tentu penjahat. pemain utamanya bernama andy, ini cerita tentang kehidupan bertahun-tahun andy di penjara dengan segala usahanya untuk melarikan diri dari sana. kenapa dia dipenjara? kenapa dia harus melarikan diri? lalu bagaimana kehidupan suram andy di dalem penjara dan bagaimana pertemanan dia sama morgan freeman disana? silahkan tonton sendiri ;)
karena ini film yang bakal menambah 30-40% kekaguman kalo kamu nggak baca resensinya atau diceritain gimana ceritanya, atau alurnya.
just watch it. without any clue. let the story flow into you.

Selasa, 25 Juni 2013
Hijab on My Point of View
Assalamualaikum guys
sekarang hari selasa tanggal 25 juni 2013 dimana aku sedang banyak sekali tugas yang belum aku selesaikan, tapi tidak ada satupun tugas yang bisa aku kerjakan karena semua tugas berupa tugas kelompok, sedangkan aku posisi di rumah, sendirian. yasudah, you know what am gonna do.
tiba-tiba aku randomly kepikiran, udah berapa lama ya aku memutuskan buat pakai jilbab gini? ternyata nggak terasa udah hampir setahun, karena pertama aku pakai jilbab itu adalah selepas idul fitri tahun lalu, yaitu saat pertama kali masuk semester 3. and my impression is? great! nggak nyesel serius. wanna know why? hehehehehe~
okay, dulu waktu aku belum pakai jilbab, aku selalu kepikiran, kapan ya aku bisa taat sama agamaku? bentuk dari ketaatan ini banyak macamnya, sebagai umat muslim kita pasti paham. tapi ternyata memakai jilbab adalah salah satu langkah yang sangat tepat. dengan jilbab, kita jadi tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang 'bertentangan'. you know exactly what I mean. kalo kita terkadang ingin khilaf, begitu kita lihat jilbab, kita pasti ingat lagi, dan akhirnya nggak jadi buat khilaf. apalagi bagi orang yang keras kepala dan ego nya tinggi. nggak bakal mau dia dibilang sebagai orang yang plin-plan atau nggak nggenah dan sebangsanya.
even so, aku bukan orang yang mau dengan serta merta dan ikhlas kalau ada orang yang nyuruh aku buat pakai jilbab. kenapa? menurut pandanganku, wanita yang memakai jilbab itu ibarat anak kecil yang memasuki masa-masa pubertasnya dan merasa malu apabila tidak memakai pakaian. setiap orang mengalami masa itu secara berbeda-beda. ada anak yang sudah malu kalau tidak pakai baju pada saat kelas 1 SD, ada yang kelas 3 SD, bahkan ada yang kelas 6 SD baru dia malu kalau tidak pakai baju di depan orang lain. prinsip ini sama seperti saat kita ingin memakai jilbab. ada orang yang sudah malu jika auratnya terlihat pada saat SMP, ada yg SMA, kuliah, bahkan saat tua sekalipun. walaupun ada pula faktor-faktor lain seperti faktor lingkungan yang membuat dia membiasakan diri untuk memakai jilbab sejak kecil. tetapi disini terdapat berbagai konsekuensi pula. jika anak kecil yang disuruh untuk berjilbab sejak dini namun tidak diimbangi dengan pemikiran-pemikiran mengenai akhlak dengan cara yang benar, pada saat dewasa ketika sudah tidak ada lagi pengaruh lingkungan tersebut, bisa saja dia memutuskan untuk melepas jilbabnya. lain halnya dengan anak yang sama sekali tidak diwajibkan untuk berjilbab, disaat dia sudah memasuki masa 'malu membuka aurat'nya, maka dia akan serta merta dan dengan ikhlas lillahita'ala mengenakan jilbab dengan sendirinya. karena ini adalah hasil pemikiran dia secara murni dan hasil perbincangan dia dengan Allah secara pribadi. sama seperti orang yang memutuskan untuk mualaf, dengan cara yang benar.
subhanallah wallahua'lam.
dengan kondisi seperti ini, untuk aku secara pribadi, aku agak sedikit lumayan tersinggung apabila ada pihak-pihak yang seakan menggoyahkan keputusanku ini. misalnya ada yang menyuruh untuk aku lepas jilbab, atau sebagainya. karena ini hal yang aku alami. entah, rasanya kecewa sekali ada yang bilang seperti itu. seakan-akan hasil jerih pemikiranku ini tidak didukung.
but anyway, we have to be thanful no matter what happened. keep in faith, karena Allah tidak pernah tidur, dan Dia selalu mendengarkan doa hamba-Nya yang selalu berusaha untuk istiqomah.
one little thing yang aku sangat syukuri, di saat-saat pertama aku memutuskan untuk mengenakan jilbab ini, ada orang yang memberikan aku bingkisan kecil, sederhana, tapi sangat berarti.
dan isi dari bingkisan itu adalah, ini.
ini sebuah kertas yang sangat sederhana, tapi isinya benar-benar berarti. bersamaan dengan kertas ini, aku juga diberi jilbab berwarna soft-pink sebagai apresiasi atas keputusanku ini. rasanya luar biasa. seakan-akan ada dukungan dengan extra power yang benar-benar menguatkanku. big thanks to them all :)
okay that's all I think, semoga, semoga dan semoga, wherever I will go, hidayah Allah selalu menyertai. aamiin aamiin yarabbal alamin.
:)
sekarang hari selasa tanggal 25 juni 2013 dimana aku sedang banyak sekali tugas yang belum aku selesaikan, tapi tidak ada satupun tugas yang bisa aku kerjakan karena semua tugas berupa tugas kelompok, sedangkan aku posisi di rumah, sendirian. yasudah, you know what am gonna do.
tiba-tiba aku randomly kepikiran, udah berapa lama ya aku memutuskan buat pakai jilbab gini? ternyata nggak terasa udah hampir setahun, karena pertama aku pakai jilbab itu adalah selepas idul fitri tahun lalu, yaitu saat pertama kali masuk semester 3. and my impression is? great! nggak nyesel serius. wanna know why? hehehehehe~
okay, dulu waktu aku belum pakai jilbab, aku selalu kepikiran, kapan ya aku bisa taat sama agamaku? bentuk dari ketaatan ini banyak macamnya, sebagai umat muslim kita pasti paham. tapi ternyata memakai jilbab adalah salah satu langkah yang sangat tepat. dengan jilbab, kita jadi tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang 'bertentangan'. you know exactly what I mean. kalo kita terkadang ingin khilaf, begitu kita lihat jilbab, kita pasti ingat lagi, dan akhirnya nggak jadi buat khilaf. apalagi bagi orang yang keras kepala dan ego nya tinggi. nggak bakal mau dia dibilang sebagai orang yang plin-plan atau nggak nggenah dan sebangsanya.
even so, aku bukan orang yang mau dengan serta merta dan ikhlas kalau ada orang yang nyuruh aku buat pakai jilbab. kenapa? menurut pandanganku, wanita yang memakai jilbab itu ibarat anak kecil yang memasuki masa-masa pubertasnya dan merasa malu apabila tidak memakai pakaian. setiap orang mengalami masa itu secara berbeda-beda. ada anak yang sudah malu kalau tidak pakai baju pada saat kelas 1 SD, ada yang kelas 3 SD, bahkan ada yang kelas 6 SD baru dia malu kalau tidak pakai baju di depan orang lain. prinsip ini sama seperti saat kita ingin memakai jilbab. ada orang yang sudah malu jika auratnya terlihat pada saat SMP, ada yg SMA, kuliah, bahkan saat tua sekalipun. walaupun ada pula faktor-faktor lain seperti faktor lingkungan yang membuat dia membiasakan diri untuk memakai jilbab sejak kecil. tetapi disini terdapat berbagai konsekuensi pula. jika anak kecil yang disuruh untuk berjilbab sejak dini namun tidak diimbangi dengan pemikiran-pemikiran mengenai akhlak dengan cara yang benar, pada saat dewasa ketika sudah tidak ada lagi pengaruh lingkungan tersebut, bisa saja dia memutuskan untuk melepas jilbabnya. lain halnya dengan anak yang sama sekali tidak diwajibkan untuk berjilbab, disaat dia sudah memasuki masa 'malu membuka aurat'nya, maka dia akan serta merta dan dengan ikhlas lillahita'ala mengenakan jilbab dengan sendirinya. karena ini adalah hasil pemikiran dia secara murni dan hasil perbincangan dia dengan Allah secara pribadi. sama seperti orang yang memutuskan untuk mualaf, dengan cara yang benar.
subhanallah wallahua'lam.
dengan kondisi seperti ini, untuk aku secara pribadi, aku agak sedikit lumayan tersinggung apabila ada pihak-pihak yang seakan menggoyahkan keputusanku ini. misalnya ada yang menyuruh untuk aku lepas jilbab, atau sebagainya. karena ini hal yang aku alami. entah, rasanya kecewa sekali ada yang bilang seperti itu. seakan-akan hasil jerih pemikiranku ini tidak didukung.
but anyway, we have to be thanful no matter what happened. keep in faith, karena Allah tidak pernah tidur, dan Dia selalu mendengarkan doa hamba-Nya yang selalu berusaha untuk istiqomah.
one little thing yang aku sangat syukuri, di saat-saat pertama aku memutuskan untuk mengenakan jilbab ini, ada orang yang memberikan aku bingkisan kecil, sederhana, tapi sangat berarti.
dan isi dari bingkisan itu adalah, ini.
ini sebuah kertas yang sangat sederhana, tapi isinya benar-benar berarti. bersamaan dengan kertas ini, aku juga diberi jilbab berwarna soft-pink sebagai apresiasi atas keputusanku ini. rasanya luar biasa. seakan-akan ada dukungan dengan extra power yang benar-benar menguatkanku. big thanks to them all :)
okay that's all I think, semoga, semoga dan semoga, wherever I will go, hidayah Allah selalu menyertai. aamiin aamiin yarabbal alamin.
:)
Kamis, 20 Juni 2013
MNC STUDIO
Haaai semuaaa :D
edisi kali ini (21 juni 2013) adalah edisi spesial, kenapa? karena anggota MNC ada yang berulang tahun. Dia adalah Zuyyina Laksita Dewi! Happy Birthday ya sayang. Semoga yang terbaik untukmu selalu.
Nah kali ini aku mau pamer foto-foto sewaktu aku seminggu di wonogiri bareng-bareng sama kelompok MNC buat survey lapangan.
Lokasi: Kecamatan Jatisrono dan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri
Penasaran? so let's check this out.
ini waktu mau berangkat, kita berangkat hari jumat start di rumah dila, transport by: 1 car, 4 motorcycle, 1 pick up :)
that's all hahaha sebenernya masih banyak lagi tapi ini cuma sedikit yang aku upload, semoga nilai mata kuliah studio kelompok 5 dapet A semua ya Allah, aamiin yarabbal alamiiin
see you!
^^
edisi kali ini (21 juni 2013) adalah edisi spesial, kenapa? karena anggota MNC ada yang berulang tahun. Dia adalah Zuyyina Laksita Dewi! Happy Birthday ya sayang. Semoga yang terbaik untukmu selalu.
Nah kali ini aku mau pamer foto-foto sewaktu aku seminggu di wonogiri bareng-bareng sama kelompok MNC buat survey lapangan.
Lokasi: Kecamatan Jatisrono dan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri
Penasaran? so let's check this out.
ini waktu mau berangkat, kita berangkat hari jumat start di rumah dila, transport by: 1 car, 4 motorcycle, 1 pick up :)
Perjalanaaaan ke jatisrono :D di tengah jalan sempet berenti di salatiga buat ketemu kelompok Funtastic 4 (kec. paranggupito) haha
ini kita di dalem rumah kontrakan gratis punya relasinya pulung, rumahnya bagus banget! ibu bapaknya baik banget! itu ceritanya kita lagi ngerekap data setelah selesai survey. kita kalo makan sistemnya beli dibungkus terus makan bareng2 di dalem rumah, yg cowo2 yg beli makanan, yg cewe2 yg cuci piring gitu
persiapan survey! briefing di depan rumah, terus meluncur setiap tim yang udah dibagi2
ini waktu kita ke pasar hewan :3
waktu ulang tahun kabupaten wonogiri, kelompok kita sempet ngegaul dong ke pusat kota wonogiri buat dateng ke acara wonogiri expo, ternyata ada kelompoknya roland itsna dkk (ngadirojo-nguntoronadi) dan malah ada sesi kangen-kangenan disana -_-
kalo yang ini sore-sore kita refreshing nganterin aka sama ojan berenang di desa gunung sari hehethat's all hahaha sebenernya masih banyak lagi tapi ini cuma sedikit yang aku upload, semoga nilai mata kuliah studio kelompok 5 dapet A semua ya Allah, aamiin yarabbal alamiiin
see you!
^^
Langganan:
Postingan (Atom)











