Senin, 12 Desember 2011

Planologi 2011

semoga kita menjadi angkatan yang semakin kompak, ibarat satu tubuh yang saling menolong bila ada anggota badan yang sakit, ibarat puzzle yang saling melengkapi satu sama lain.

:)


dear my future husband

mungkin cewek-cewek lain berangan-angan supaya bisa menikah dengan cowok yang bergelimang harta, super good looking, terkenal, romantis, dan hal-hal lain yang membuatnya terhanyut ke dalam pesonanya. tetapi buatku, semua hal itu akan gugur sekali dia menunjukkan penghianatan atas kepercayaan yang sudah aku berikan dengan tulus ikhlas. untuk hal finansial dan hal-hal sepele lainnya itu belakangan. aku bercita-cita supaya sekolah setinggi mungkin supaya bisa mencari pekerjaan dengan hasil keringatku sendiri, itu adalah prinsip pokok dalam hidupku. hal-hal seperti itu bukan permasalahan utama buatku dalam mencari pasangan hidup, mungkin hanya sebagai nilai plus saja.

mungkin bagi laki-laki memang selalu menilai wanita dari fisik terlebih dahulu, tetapi wanita yang hatinya seperti aku hanya 1 berbanding 100 hahahaha. aamiin yarabbal alamin.

so, buat calon suamiku yang entah sekarang sedang berada dimana, I hope we can live together happily ever after :D

Minggu, 11 Desember 2011

something changed in me

hello! o hisashiburi :)
dulu aku dibilang cewek jepang gara2 suka bgt sama hal2 yang berbau jepang, sekarang udah enggak lagi hehehe

yah, hidup terus berlalu

sama seperti apa yang ada dipikiranku sekarang. entah sejak kapan beberapa hal sudah menjadi berbeda dengan apa yang ada dipikiranku dulu. padahal umurku juga belum terlalu bertambah banyak, tapi hanya dengan peralihan masa SMA ke kuliah, banyak yang berubah dari pikiranku. intinya sekarang aku lebih dewasa! senang? biasa aja -_-

jadi ini ada hubungannya dengan kisah cinta yang biasa aku ceritakan di blog ini. walaupun aku ngga tau ada yang baca apa nggak, yang penting aku mau cerita aja daripada dibatin mulu wkwk
mari flashback sebentar ke masa SMA sangat indah itu. dulu, entah apa yang membuat aku begitu yakin, tapi aku pernah bercita-cita aku dan sang pacar manjadi pengantin dan hidup bahagia bersama selama-lamanya. jangan heran dulu ya, namanya juga cuma angan-angan anak SMA -_-"
dulu itu ketika aku masih berada dibawah emosi labilnya bocah remaja SMA, walaupun aku tau semua kekurangannya dan punya berbagai masalah dengan sang pacar, aku tetap ingin selalu bersama dengan dia, apapun yang terjadi. kalo dipikir-pikir aku nggak pernah terbersit keinginan buat cari orang lain yang lebih segalanya dari orang ini, entah aku terlalu setia atau terlalu bodoh dan polos. tapi dulu keadaannya seperti ini. sedangkan si pacar sudah terlalu sering berpikir untuk meninggalkan aku supaya dia bisa cari orang lain yang lebih baik dari aku, secara fisik (terutama). aku kadang berpikir emangnya aku segitu buruk rupanya atau gimana sampai dia berpikir begitu, kayaknya dulu siapa yang ngejar-ngejar gitu kan? positive thinking aja, mungkin dia amnesia.

lanjut, jadi suatu ketika dia dulu pernah bilang di sebuah mall ternama di semarang, kalau salah satu alasan kenapa orang tuanya ngga suka sama aku yaitu: 1. aku kurang cantik. 2. aku kurang putih.

dan tanggapan teman-temanku yang aku ceritain ini adalah "BWAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA"

-__-"

dan ini "plis tir, aku aja iri banget pengen putih kayak kamu gitu loh. kalo kamu aja nggak putih terus aku ini se-item apa dong? jleb banget dah."

lalu ini "terus dia pengennya nikah sama siapa dong tir? sama albino mungkin ya?"

teman-temanku yang baik hatinya, aku juga udah sering mikir kayak gitu hahahaha. so funny :D

but anyway, itu hak dia juga dong ya mau nikah sama siapa (termasuk albino) kalo dia memang suka sama yang begitu. aku nggak berhak melarang juga. but its okay, ngga ada yang perlu disesalkan soalnya ceritaku belum selesai sampai disini.

di suatu siang, atau sore yang berangin. aku sedang berjalan berdua dengan sang pacar pertama ini dari dalam sekolah menuju ke parkiran motor di dekat gerbang depan. waktu itu bulan apa aku juga sudah lupa. pokoknya waktu jaman-jaman itu kita sering sekali menghabiskan waktu di sekolah berdua walaupun cuma ngobrol-ngobrol atau makan bareng di kantin. di parkiran, aku dan dia sedang membicarakan banyak hal, hingga topik menjurus kearah perpisahan dalam arti sesungguhnya. dan dialogpun bermunculan.

"kalo putus itu terus gimana ya?" entah kenapa aku tanya begini, tapi pertanyaan ini sangat sering melintas dipikiranku. yah soalnya aku belum pernah mengalami yang namanya putus cinta dengan seseorang yang sangat dalam seperti orang ini. jadi ya bingung sendiri.

dia cuma menanggapi sekenanya.

"kalo udah putus kita tetep temenan ya?"

"iyaaa."

"janji?"

"janji." dia cuma tersenyum sambil mengaitkan kelingkingnya di kelingkingku.

aku balas tersenyum juga.

waktu itu udaranya sedang sedikit mendung jadi angin bertiup lumayan kencang, aku masih ingat. daun-daun yang ada di pohon besar di parkiran berguguran seperti di film-film. oke ini agak lebay, tapi memang begitu suasananya. yaaah walaupun aku nggak tau apakah kita benar-benar bisa berteman baik setelah putus nanti, tapi semoga bisa.

flashback selesai. mari kita kembali ke masa sekarang, aku dan dia sudah menjadi seorang mahasiswa di undip. aku teknik planologi, dan dia teknik elektro. kalo sedang suwung di kelas sewaktu kuliah, aku sering menggambar kota dengan langit mendung dengan petir menyambar-nyambar. ada yang tau artinya? hehehe itu artinya planologi digabung dengan elektro hehehehehehehehehe, namanya juga iseng -_-"

balik ke masalah utama yang sering bikin aku ilfeel. jadi kalau dihitung, sudah tiga kali dia tergoda oleh wanita lain. ya bahasanya nggak selebay ini juga sih, tapi faktanya demikian, yang paling parah adalah yang terakhir karena aku tau dengan mata kepala sendiri. mungkin orang lain kalau berada diposisiku bakal langsung bilang putus kalo sampe digituin sama pacarnya. aku juga kadang bingung kenapa aku masih mau berbaik hati sama cowok yang begini. mungkin karena hatiku seperti malaikat. oke, mungkin sikapku ke dia masih baik, masih mau diajak jalan dan sebagainya sebagaimana layaknya kita berpacaran sejak dua tahun lalu. tetapi, tetap ada dampak dari perbuatan dia sendiri. ada perbedaan yang signifikan dari pola pikirku. dia nggak bisa menyalahkan aku atas hal ini, karena ini mutlak kesalahan dia sendiri.

yang pertama, cita-citaku ingin menikah dengan dia sudah hilang dibawa angin. sama sekali sudah nggak ada keinginan lagi dari lubuk hatiku yang paling dalam. lenyap sudah tanpa bekas. yang kedua, aku mulai berfikir, dia saja selalu mencari-cari cewek yang dia anggap cantik dan memenuhi kriteria cewek pefect, dilihat spesifikasinya, ditimbang2 lalu dimasukkan ke dalam list nya dan teman-temannya, entah sebagai sasaran berikutnya atau cuma untuk iseng2 sebagai bahan hiburan. helooooooooooooo memangnya kita ini laptop? nah, jelas sudah, sekarang aku jadi berpikir, dia aja dengan gampangnya melakukan hal yang sangat freak dan kampungan seperti ini, kenapa aku masih dengan bodohnya setia? wasting time juga gitu loh. mulai sekarang aku mau lirik-lirik cowok ganteng yang ada di sekitarku :D cihuuuy be free! siapa tau ada yang nyantol, ngga ada salahnya juga kan? selama janur kuning belum melengkung, kita masih bebas buat memilih. dulu dia dan keluarganya menyimpulkan bahwa aku nggak pantas buat dia dan aku sangat down karenanya, tapi sekarang, tanamkan di pikiran bahwa dialah yang nggak pantas buat cewek hebat seperti aku! :D

ciao ;)

Kamis, 25 Agustus 2011

kamis di bulan puasa

Hari ini aku udah nulis dua posting. Soalnya aku kebetulan bangun malem malem dan suwung. Hmmmm .____.
Yaudah nulis aja. Sebenernya hari ini nggak ada yang penting buat diceritain sih. Tapi gapapalah. Daripada suwung.
Pagi hari ini diawali dengan hp yang suwung. Kemudian beres beres kamarku yang benar benar berantakan, ngepak ngepak buku dari jaman smp sampe yang paling baru. Ternyata udah banyaaak banget. Lalu setelah itu aku mandi karena sudah ada janji sama vanes chandra buat nonton di paragon. Jangan heran kalo aku sering banget posting tentang nonton bioskop karena aku sering suwung.
Setelah siap, aku berangkat kerumah vanes. Aku sama chandra nunggu diluar gara gara vanes si empunya rumah lagi di johar. Cukup tau.
Habis vanes dateng, kita seperti biasa naik jazz nya chandra berangkat ke paragon. Sampe xxi antrian udah panjaaang banget padahal film mulai setengah jam lagi. Kalau ngantri sekarang nggak bakal sempet. Dan kita ngeliat adat ngantri di barisan depan. Sudah bisa ditebak, akhirnya kita dapet tiket di barisan kedua dari depan. Efek 3d nya mantaaaap.
Film kungfu pandanya bener bener lucu banget nggak bohong. Isinya ngekek ngekek doang disana. Tapi lumayan buat menghilangkan galau. Rasanya aku mulai terbiasa jauh dari handphone berhubung hp juga nggak ada apa apa yang penting buat dilihat. It's okay. I can through this.
Filmnya selesai jam setengah dua. Setelah lampu bioskop dinyalakan, aku ngelihat sekeliling. Bengong. Satu deret isinya anak smaga semua coooy. Ada oxa sama fian. Terus anak anak gaseles ada momod dama ibai aya bunbun. Ada defa sama keket juga. Gila. Entah dunia yang sempit atau gimana, di jalan aku ketemu sama herdian sama abel juga. Cukup wow.
Habis nonton, aku liat liat baju di matahari, setelah itu pulang deh. Sampe rumah jam 5.20. Bener bener nggak kerasa puasa hari ini walopun di paragon banyak godaan makanan yang enak enak. Dirumah tinggal buka puasa, langsung ketiduran. Dan saat bangun, masih tengah malem. Aku liat layar hp, buka inbox, kok agak sedih ya rasanya. Kenapa kalau malam malam begini emosi seperti terasa lebih peka daripada siang hari. Aku cuma bisa nulis status, curhat di blog, ngamatin twittermu dari jauh, tanpa komunikasi langsung. Paling nggak rasanya masih lega kalau lihat statusmu. Karena aku tau bahwa kamu baik baik aja, walaupun tanpa aku. Semoga aja kamu baca postingku ini, atau setidaknya rasa kangenku tersampaikan.
Oke. Cukup. No more berlarut larut.
Masih banyak hari untuk dilalui sendiri. Harus perbanyak doa aja.
Ngantuk, bentar lagi sahur. Better sleep. Goodnight :)
Published with Blogger-droid v1.7.4

LDR

Peralihan dari SMA ke kuliah ini, banyak teman temanku yang ber-LDR dengan pacarnya. Aku ngerti sih mungkin pasangan pasangan ini masih saling mencintai jadi mereka menganggap akan baik baik aja. Tapi, untuk seusia anak yang baru saja lulus SMA, entah kenapa menurutku mereka masih belum bisa berpikir panjang secara dewasa untuk menjaga cinta. Bukannya aku meragukan kekuatan cinta mereka, hanya saja mungkin, jika aku di posisi mereka, aku terlalu takut untuk mengambil resiko ini. Mungkin karena aku pernah terluka karena laki-laki, aku jadi kurang bisa mempercayai mereka. Walaupun aku tau nggak semua laki-laki itu nggak bisa setia. Kalau bagi perempuan seperti aku, dan mungkin beberapa perempuan lainnya, setia itu hal yang sangat mudah. Tanpa harus disuruh, tanpa paksaan, kalau kami sudah benar benar mencintai seseorang, kami akan secara fisik dan mental setia padanya. Tapi kalau laki-laki, apakah mereka bisa?

Menjaga kesetiaan cinta itu bukan hal sepele menurutku. Disaat kita jauh dengan orang yang kita cintai, dan ada seseorang yang dekat, memberikan kepastian dengan segala kelebihan kelebihan yang tidak dipunyai oleh dia yang sedang jauh, bagi perempuan saja itu merupakan hal yang sulit, apalagi bagi laki-laki?

Oke, aku tau sekarang ini posisiku sedang dalam fase patah hati, tapi di ending setiap cerita pasti ada moral value nya kan? Dan moral value itu tidak selalu positif. Kesimpulannya, hidup ini tidak ada yang pasti. Bahkan bagi orang yang sudah menikah sekalipun. Aku akui, aku memang gampang trauma terhadap sesuatu. Tapi semoga saja seiring berjalannya waktu, rasa trauma itu bisa memudar, dan menghilang.

Mari kita tunggu datangnya cinta yang baru, selagi menunggu, masih ada banyak hal yang bisa dilakukan, right? :)

Kamis, 11 Agustus 2011

Perbedaan antara suka, sayang, dan cinta

Suka adalah saat kamu ingin memiliki seseorang. . .

Sayang adalah saat kamu ingin membahagiakan orang itu. . .

Dan cinta adalah saat kamu akan berkorban untuk orang itu . . .

Saat kamu bersedih dan menangis maka seseorang yg “menyukaimu” akan berkata ’sudahlah jgn menangis lg’

tp seseorang yg ‘menyayangi’ akan diam dan ikut menangis bersamamu . . .

Dan seseorang yg ‘mencintaimu’ akan membiarkanmu menangis dan menunggumu hingga tenang lalu berkata ‘mari kita selesaikan ini bersama’

saat seseorang yg menyukaimu berada disampingmu maka dia akan bertanya ‘bolehkah aku menciummu?’

tp seseorang yg menyayangimua maka dia akan berkata ‘biarkan aku memelukmu’

dan seseorang yg mencintaimu takkan berbicara..dia hanya akan selalu memegang erat tanganmu seakan dia takkan mau membiarkanmu terjatuh . . .

Saat kamu menyukai seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan marah dan takkan mau lg berbicara dengannya..

Tp jika kamu menyayangi seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan menangis karenanya..

Dan jika kamu mencintai seseorang dan seseorang itu menyakitimu maka kamu akan tersenyum walau itu pahit dan berkata ‘dia hanya belum tahu apa yg dia lakukan’

suka hanyalah keegoisan diri sendiri…
Sayang adalah memberi dan menerima..
Dan cinta adalah rela berkorban…

Suka hanya akan berbuat jika itu menyenangkan..
Sayang berbuat karena ingin selalu ada untuknya..
Dan cinta berbuat karena tak ingin membuatnya terluka tak peduli bgaimana keadaan kita. . .

Rabu, 03 Agustus 2011

the story of us - taylor swift

I used to think one day we'd tell the story of us
How we met and the sparks flew instantly
People would say they're the lucky ones

I used to know my spot was next to you
Now I'm searching the room for an empty seat
'Cause lately I don't even know what page you're on

Oh, a simple complication
Miscommunications lead to fallout
So many things that I wish you knew
So many walls up, I can't break through

Now I'm standing alone in a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know, is it killing you
Like it's killing me

I don't know what to say since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us looks a lot like a tragedy now

Next chapter

How'd we end up this way?
See me nervously pulling at my clothes and trying to look busy
And you're doing your best to avoid me

I'm starting to think one day I'll tell the story of us
How I was losing my mind when I saw you here
But you held your pride like you should have held me

Oh I'm scared to see the ending
Why are we pretending this is nothing?
I'd tell you I miss you, but I don't know how

I've never heard silence quite this loud

Now I'm standing alone in a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know, is it killing you
Like it's killing me

I don't know what to say since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us looks a lot like a tragedy now

This is looking like a contest
Of who can act like they care less
But I liked it better when you were on my side

The battle's in your hands now
But I would lay my armor down
If you'd say you'd rather love then fight

So many things that you wish I knew
But the story of us might be ending soon

Now I'm standing alone in a crowded room
And we're not speaking
And I'm dying to know, is it killing you
Like it's killing me

I don't know what to say since a twist of fate
When it all broke down
And the story of us looks a lot like a tragedy now
Now, now

And we're not speaking
And I'm dying to know, is it killing you
Like it's killing me?

And I don't know what to say since a twist of fate
'Cause we're going down
And the story of us looks a lot like a tragedy now

The end